Selasa, 10 Juni 2014


Berdasarkan keputusan Tim Juri Lomba Penulisan Kreatif Tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Perwakilan BKKBN DIY, dengan ini diumumkan bahwa nama-nama peserta yang tersebut di bawah ini masuk dalam seleksi selanjutnya yaitu presentasi hasil karya.

Adapun nama-nama peserta tersebut adalah :

I. Kategori Remaja, usia 15 – 19 tahun
  1. Alif Rachmat Ramadhan : Paradoks Ledakan Penduduk
  2. Anita Talia Sari : Dampak Pertumbuhan Penduduk Terhadap Kualitas Hidup
  3. Fityah Salamah : Berencana Bukan Berarti Membatasi (Mempersiapkan Keluarga Berencana Sejak Dini, Melahirkan Keluarga Berbudaya di Masa Depan)
  4. Ganis Nurfitria Ristanty : Banyak Anak Tidak Banyak Rezeki
  5. Mohammad Sholihul Wafi : Balada Kependudukan dan Persoalan Ekonomi
  6. Muhammad Falakhul Insan : BuDAK [BUDAYA DEMOKRASI ANTI DISKRIMINASI] Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia dalam Kehidupan Sosial, Budaya, dan Agama
  7. Rahadyan Pradipta : Ledakan Penduduk Bersumber dari Yang Tidak Diinginkan
  8. Resa Fondania : Pengaruh Jumlah Penduduk Dengan Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi
  9. Rulyana Hartanti : Pengaruh Pertambahan Penduduk Terhadap Keseimbangan Lingkungan dan Kelestarian Alam
  10. Santi Widiasari : Pemberdayaan Warga Desa Melalui Desa Wisata
II. Kategori Dewasa Muda, usia 20 – 24 tahun

  1. Bella Beatrice Hayman : Gerakan Pemuda Produktif : Aksi Nyata Atasi Masalah Kependudukan
  2. Donny Nurhamsyah : Pengaruh Pertambahan Penduduk Terhadap Keseimbangan Lingkungan dan Kelestarian Alam
  3. Erina Hertanti : Pergeseran Struktur Demografi : Strategi Dalam Mengoptimalkan Bonus Demografi di Indonesia
  4. Mawandani : Pengaruh Pertambahan Penduduk Terhadap Kesejahteraan Sosial Ekonomi
  5. Nuryandi : Electronic Clinical Decision Support System Upaya Menurunkan Laju Pertumbuhan Penduduk Guna Mewujudkan Keseimbangan Lingkungan Hidup Yang Berkelanjutan
  6. Obey Angga Nursyahid : Pemanfaatan BBM dan WhatsApp Sebagai Penyuluh Sejuta Kaki di Era Digital untuk Mensukseskan Program KKB dan KRR
  7. Rifka Zammilah : Pengaruh Pertambuhan Penduduk terhadap Kesejahteraan Sosial Ekonomi
  8. Sembodo Noviandaru Suhana : Pengurangan Risiko Bencana Akibat Pertumbuhan Jumlah Penduduk Melalui "Saiyeg Saeko Proyo" Sebagai Modal Sosial Masyarakat Dalam Menghadapi Ancaman Multi Hazard
  9. Umi Lutfiah : Terapi JAMU “Javanese Music” Bagi PEDES “Perempuan Desa” Lansia
  10. Wahyu Wahidah Wahdaniyati : Ikatan Mahasiswa Peduli Indonesia Sejahtera (IMPIS) : Solusi Optimalisasi Peran Mahasiswa Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi

Urutan nama tersebut diatas berdasarkan abjad (bukan berdasarkan peringkat).
Keputusan Juri adalah mutlak, tidak diadakan tanya jawab, tidak diadakan surat menyurat dan tidak dapat diganggu gugat. Seleksi tahap selanjutnya akan dilaksanakan pada :
 
Hari/Tanggal  : Selasa, 24 Juni 2014
Jam                : 08.30 – selesai
Tempat         : Ruang Kencana, BKKBN DIY Jl. Kenari No 58, Yogyakarta
                      CP. 08122969183 (Sofia)

Ketentuan presentasi :
Waktu presentasi 7 menit terdiri dari :
- 3 menit presentasi
- 4 menit tanya jawab juri


Ttd
Panitia




Berdasarkan keputusan Tim Juri Lomba Pidato Kependudukan Tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Perwakilan BKKBN DIY, dengan ini diumumkan bahwa nama-nama peserta yang tersebut di bawah ini masuk dalam seleksi selanjutnya yaitu presentasi hasil karya.

Adapun nama-nama peserta tersebut adalah :
I. Kategori Remaja, usia 15 – 19 tahun
1. Candra Puspitasari
2. Nurul Laili Romadhoni
3. Prayoga Akbar Pandegatama
4. Sarah Sekar
5. Wahyu Pratama Adi Negoro

II. Kategori Dewasa Muda, usia 20 – 24 tahun
1. Bella Beatrice Hayman
2. Dawud Setianto
3. Fani Khoerunisa
4. M. Zainal
5. Rahma Latif
6. Siti Fatimah

Urutan nama tersebut diatas berdasarkan abjad (bukan berdasarkan peringkat).
Keputusan Juri adalah mutlak, tidak diadakan tanya jawab, tidak diadakan surat menyurat dan tidak dapat diganggu gugat. Seleksi tahap selanjutnya akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal   : Senin, 23 Juni 2014
Jam                : 08.30 – selesai
Tempat          : Ruang Kencana, BKKBN DIY Jl. Kenari No 58, Yogyakarta
                        CP. 08122969183 (Sofia)

Ketentuan presentasi :
Waktu presentasi 10 menit terdiri dari :
- 6 menit pidato
- 4 menit tanya jawab juri


Ttd
Panitia

Jumat, 25 April 2014


Persyaratan:
1.   Peserta lomba Blog Kependudukan usia 15 – 24 tahun. Peserta adalah Warga Negara Indonesia dan wajib mencantumkan kategori yang diikuti.
2.   Penulisan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
3.   Tema tulisan mengenai “Kependudukan di Indonesia”, dengan target pembaca sesuai dengan kategori yang dipilih.
4.   Topik tulisan dapat memilih salah satu dari persoalan pengaruh pertambahan penduduk terhadap pembangunan bangsa dimasa mendatang yaitu :
a. Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kesejahteraan Sosial Ekonomi ;
b. Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kualitas Hidup Manusia, Kehidupan Sosial, Budaya dan Agama;
c. Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara;
d. Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Keseimbangan Lingkungan dan Kelestarian Alam.
5.   Tulisan terpasang pada Blog dengan segala variasi rubrik, serta tampilan artistik dan kemudahan mengakses. tulisan diharapkan mencakup persoalan Kependudukan di Indonesia dan solusi yang ditawarkan.
6.   Penilaian meliputi cara penulisan dengan bahasa Indonesia sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan, Sistematika Penyampaian, serta Ide Kreatif yang dikemukakan. Terutama bentuk visual, tampilan, baik dengan gambar ilustrasi maupun foto terkait. Termasuk interaksi dengan pengguna.
7.   Pemenang lomba I, II, dan III tahun 2013 tidak diperkenankan mengikuti kembali lomba di tahun 2014 ini.
8.   Lomba diadakan sejak diumumkan dan alamat Blog dikirimkan, bisa lewat email atau per pos ke pihak Arswendo Atmowiloto (atmochademas@yahoo.com / sonywibisonoaja@gmail.com), Jl. M. Saidi 34A, Petukangan Selatan – Jakarta 12270, paling lambat diterima tanggal 04 Juli 2014 (tembusan disampaikan ke Perwakilan BKKBN DIY via e-mail dalduk.bkkbndiy@gmail.com).
9.   Tim penilai pusat akan menyeleksi Blog peserta untuk penetapan 10 besar terbaik dari 33 provinsi. Dari 10 besar terbaik akan diundang ke Jakarta pada tanggal 14 Agustus 2014 untuk mengikuti lomba penetapan pemenang I, II dan III tingkat nasional (biaya transportasi dan akomodasi peserta ditanggung DITPENDUK).
10.     Lomba tingkat nasional akan diadakan di Jakarta, pada tanggal 15 Agustus 2014.
11. Pemenang terbaik tingkat nasional I, II, dan III akan diundang untuk mengikuti acara peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus dan mengikuti acara Bapak Presiden dalam Pembacaan Nota Keuangan di Gedung DPR RI bersama para pemenang lomba tingkat nasional dari instansi lain seluruh Indonesia.
12. Hadiah bagi para pemenang tingkat nasional adalah :
·       Pemenang I, sebesar Rp. 7.000.000
·       Pemenang II, sebesar Rp. 5.000.000
·       Pemenang III, sebesar Rp. 3.000.000
Selain menerima hadiah uang, para pemenang juga menerima sertifikat.
13. Dalam lomba ini tidak diadakan surat menyurat, dan keputusan Dewan Juri yang diketuai Arswendo Atmowiloto, tidak dapat diganggu gugat.

Informasi : Bidang Pengendalian Penduduk, Perwakilan BKKBN DIY.
                 Jl. Kenari No. 58 (Timoho) Yogyakarta. Telp. (0274) 561215, 513422
                 E-mail      : dalduk.bkkbndiy@gmail.com
                 facebook   : ppks kencana bkkbn diy
                 twitter      : @ppkskencanadiy
                 blog         : www.ppkskencanadiy.blogspot.com
                 website    : http://yogya.bkkbn.go.id
                 CP.          : Sofia (08122969183)

Persyaratan:
1.     Peserta terdiri dari dua kategori, berdasarkan umur. Kategori Remaja (usia 15-19 tahun) dan Kategori Dewasa Muda (usia 20-24 tahun). Peserta adalah Warga Negara Indonesia dan wajib mencantumkan kategori yang diikuti.
2.     Penulisan naskah pidato menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
3.     Tema pidato mengenai “Kependudukan di Indonesia”, dengan target pendengar sesuai dengan kategori yang dipilih. Topik pidato dapat memilih salah satu dari persoalan pengaruh pertambahan penduduk terhadap pembangunan bangsa di masa mendatang yaitu:
a.      Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kesejahteraan Sosial Ekonomi;
b. Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kualitas Hidup Manusia, Kehidupan Sosial, Budaya dan Agama;
c.   Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara;
d. Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Keseimbangan Lingkungan dan Kelestarian Alam.
4.    Hasil lomba pidato dikirimkan dalam bentuk VCD serta naskah pidato. Durasi pidato minimal 6 menit, maksimal 8 menit. isi pidato diharapkan mencakup persoalan Kependudukan di Indonesia dan solusi yang ditawarkan.
5.    Hasil lomba pidato tingkat DIY yang dikirim untuk tingkat nasional adalah pada waktu pelaksanaan lomba di DIY, bukan yang diproduksi di studio atau di kantor BKKBN.
6.    Penilaian meliputi cara berpidato dalam bahasa Indonesia, dengan pembawaan yang jelas akan kata yang diucapkan serta menunjukkan ciri keistimewaan Yogyakarta. Pidato bisa disertai contoh lucu, kisah nyata yang dianggap perlu.
7.    Pemenang lomba I, II, dan III seluruh kategori tahun 2013 tidak diperkenankan mengikut kembali lomba di tahun 2014 ini.
8.    Lomba diadakan sejak diumumkan. Rekaman pidato (video) dan naskah dikirimkan per pos atau bisa datang langsung ke Bidang Pengendalian Penduduk, Perwakilan BKKBN DIY Jl. Kenari No. 58 (Timoho) Yogyakarta, paling lambat diterima tanggal 22 Mei 2014.
9.    Pengumuman 10 besar tanggal 10 Juni 2014. Presentasi dihadapan Dewan Juri tanggal 17 Juni 2014. Pemenang I tingkat DIY dikirimkan ke tingkat Nasional
10. Rekaman pidato (video) dan naskah pemenang I tingkat DIY dikirimkan ke BKKBN Pusat cq. Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan (DITPENDUK), Jl. Permata No. 1 Halim Perdanakusuma - Jakarta Timur 13650, paling lambat tanggal 04 Juli 2014.
11. Tim penilai pusat akan menyeleksi rekaman pidato (video) dan naskah yang dikirimkan peserta untuk penetapan 10 besar terbaik dari 33 provinsi. Dari 10 besar terbaik akan diundang ke Jakarta pada tanggal 14 Agustus 2014 untuk mengikuti lomba penetapan pemenang I, II dan III tingkat nasional (biaya transportasi dan akomodasi peserta ditanggung DITPENDUK).
12. Lomba tingkat nasional akan diadakan di Jakarta, pada tanggal 15 Agustus 2014.
13. Pemenang terbaik tingkat nasional I, II, dan III akan diundang untuk mengikuti acara peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus dan mengikuti acara Bapak Presiden dalam Pembacaan Nota Keuangan di Gedung DPR RI bersama para pemenang lomba tingkat nasional dari instansi lain seluruh Indonesia.
14. Hadiah bagi para pemenang tingkat nasional adalah :
-      Pemenang I, sebesar Rp. 7.000.000
-      Pemenang II, sebesar Rp. 5.000.000
-      Pemenang III, sebesar Rp. 3.000.000
Selain menerima hadiah uang, para pemenang juga menerima sertifikat.
15. Dalam penilaian ini tidak diadakan surat menyurat, dan keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.

Informasi : Bidang Pengendalian Penduduk, Perwakilan BKKBN DIY.
                 Jl. Kenari No. 58 (Timoho) Yogyakarta. Telp. (0274) 561215, 513422
                 E-mail      : dalduk.bkkbndiy@gmail.com
                 facebook   : ppks kencana bkkbn diy
                 twitter      : @ppkskencanadiy
                 blog         : www.ppkskencanadiy.blogspot.com
                 website    : http://yogya.bkkbn.go.id

                 CP.          : Sofia (08122969183)

Persyaratan:
  1. Peserta terdiri dari dua kategori, berdasarkan umur. Kategori Remaja (usia 15-19 tahun) dan Kategori Dewasa Muda (usia 20-24 tahun). Peserta adalah Warga Negara Indonesia dan wajib mencantumkan kategori yang diikuti.
  2. Penulisan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  3. Tema tulisan mengenai “Kependudukan di Indonesia”, dengan target pembaca sesuai dengan kategori yang dipilih.
  4. Topik penulisan kreatif dapat memilih salah satu judul persoalan pengaruh pertambahan penduduk terhadap pembangunan bangsa dimasa mendatang yaitu:
a. Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kesejahteraan Sosial Ekonomi;
b. Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kualitas Hidup Manusia, Kehidupan Sosial, Budaya dan Agama;
c. Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara;
d. Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Keseimbangan Lingkungan dan Kelestarian Alam.
  1. Panjang tulisan, minimal 500 kata, maksimal 2000 kata. Tulisan diharapkan mencakup persoalan Kependudukan di Indonesia dan solusi yang ditawarkan.
  2. Penilaian meliputi cara penulisan dengan bahasa Indonesia sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan, Sistematika Penyampaian, serta Ide Kreatif yang dikemukakan serta menunjukkan cirri keistimewaan Yogyakarta.
  3. Pemenang lomba I, II, dan III seluruh kategori tahun 2013 tidak diperkenankan mengikuti kembali lomba di tahun 2014 ini.
  4. Lomba diadakan sejak diumumkan, dan karya tulis dikirimkan, bisa lewat email atau per pos ke BKKBN provinsi paling lambat diterima tanggal 22 Mei 2014. Email : dalduk.bkkbndiy@gmail.com atau Bidang Pengendalian Penduduk, Perwakilan BKKBN DIY Jl. Kenari No. 58 (Timoho) Yogyakarta.
  5. Pengumuman 10 besar tanggal 10 Juni 2014. Presentasi dihadapan Dewan Juri tanggal 18 Juni 2014. Pemenang I tingkat DIY dikirimkan ke tingkat Nasional
  6. Karya tulis pemenang I tingkat provinsi dikirimkan ke BKKBN Pusat cq. Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan (DITPENDUK), Jl. Permata No. 1 Halim Perdanakusuma - Jakarta Timur 13650, paling lambat tanggal 04 Juli 2014.
  7. Tim penilai pusat akan menyeleksi karya tulis yang dikirimkan peserta untuk penetapan 10 besar terbaik dari 33 provinsi. Dari 10 besar terbaik akan diundang ke Jakarta pada tanggal 14 Agustus 2014 untuk mengikuti lomba penetapan pemenang I, II dan III tingkat nasional (biaya transportasi dan akomodasi peserta ditanggung DITPENDUK).
  8. Lomba tingkat nasional akan diadakan di Jakarta, pada tanggal 15 Agustus 2014.
  9. Pemenang terbaik tingkat nasional I, II, dan III akan diundang untuk mengikut acara peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus dan mengikuti acara Bapak Presiden dalam Pembacaan Nota Keuangan di Gedung DPR RI bersama para pemenang tingkat nasional dari instansi lain seluruh Indonesia.
  10. Hadiah bagi para pemenang tngkat nasional adalah:
-      Pemenang I, sebesar Rp. 7.000.000
-      Pemenang II, sebesar Rp. 5.000.000
-      Pemenang III, sebesar Rp. 3.000.000
Selain menerima hadiah uang, para pemenang juga menerima sertifikat.
  1. Dalam lomba ini tidak diadakan surat menyurat, dan keputusan Dewan Juri, tidak dapat diganggu gugat.
  
Informasi : Bidang Pengendalian Penduduk, Perwakilan BKKBN DIY.
                 Jl. Kenari No. 58 (Timoho) Yogyakarta. Telp. (0274) 561215, 513422
                 E-mail      : dalduk.bkkbndiy@gmail.com
                 facebook   : ppks kencana bkkbn diy
                 twitter      : @ppkskencanadiy
                 blog         : www.ppkskencanadiy.blogspot.com
                 website    : http://yogya.bkkbn.go.id

                 CP.          : Sofia (08122969183)

Jumat, 04 April 2014

Sesuai dengan hasil penilaian tes tertulis dan wawancara, maka Panitia Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe DIY tahun 2014, menyampaikan daftar nama berikut ini sebagai 40 finalis Duta Mahasiswa GenRe DIY.

Daftar nama ini kami susun berdasarkan abjad (bukan peringkat).

Finalis Putra
1 Agus Gunadi Jari Mulia UMY
2 Ahmad Suprianto Insan Cendekia STIKES Yogyakarta
3 Alfiyan Ruswanto Lingkar Seroja UIN Sunan Kalijaga
4 Andhika Putra Rahardjo Duta Filia UKDW
5 Andy Winata Sagopera STIKES Surya Global
6 Dawud Setiyanto Jari Mulia UMY
7 Fahrul Rozi Sahabat Remaja STIKES Alma Ata
8 Fakhri Falahudin Ahmad Jari Mulia UMY
9 Ikhwan Kholiq Permadi Mahkota Puri STIKES 'Aisyiyah
10 Indra Lesmana Sagopera STIKES Surya Global
11 Indra Putra Prakasa Duta Filia UKDW
12 Lian Abdul Azis Impact Dewantara UST
13 Nyoman Martana UKESMA UGM
14 Sahrianto Sahabat Remaja STIKES Alma Ata
15 Septian Genta Pratama Bumi Cemara UNRIYO
16 Septian Widyanto UKESMA UGM
17 Viant Arsis Vivaldy Sahabat Mentari UAD
18 Vivian Rheza Aditya Fawzi Sagopera STIKES Surya Global
19 Yogi Fikri Ramadhon Bumi Cemara UNRIYO
20 Zein Hawari Anshorullah Impact Dewantara UST


Finalis Putri
1 Alifani Faiz Faradhila UKESMA UGM
2 Anggun Resti Aditiyan Embun Pagi UGK
3 Annisa Novitasari Pelita UAD
4 Annisa Raudhatul Jannah Bumi Cemara UNRIYO
5 Belinda Putri Lestari Jari Mulia UMY
6 Bimby Handisas Arzulmi Bumi Cemara UNRIYO
7 Chamelia Zulfa Safitri Sagopera STIKES Surya Global
8 Devin Elsya Praditama Duta Filia UKDW
9 Dewi Yulian Setiyaning Fahros Laras Hati AKBIDYO
10 Efvina  Goemawati Laras Hati AKBIDYO
11 Eni Yuniasih Mahkota Puri STIKES 'Aisyiyah
12 Evy Purwanti Insan Cendekia STIKES Yogyakarta
13 Imah Nur Chasanah UKESMA UGM
14 Khanza Diah Kurnia Dewi Lingkar Seroja UIN Sunan Kalijaga
15 Kharolin Hilda Amazona Lingkar Seroja UIN Sunan Kalijaga
16 Nindiya Eka Safitri Sahabat Mentari UAD
17 Rizka Amalia Windriani Lingkar Seroja UIN Sunan Kalijaga
18 Rona Dian Bimantari Jari Mulia UMY
19 Sulistiyawati Purnama Dewi Impact Dewantara UST
20 Yosi Widia Ningsih Sahabat Remaja STIKES Alma Ata

Untuk selanjutnya, 40 finalis Duta Mahasiswa GenRe tersebut diharapkan hadir pada Technical Meeting yang akan dilaksanakan pada:
Hari        :   Sabtu
Tanggal   :   5 April 2014
Pukul      :   13.00 WIB
Tempat   :   Ruang Kencana, Perwakilan BKKBN DIY
                 Jalan Kenari No. 58 Yogyakarta
Demikian pengumuman ini kami sampaikan. Selamat mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Terima kasih.

Panitia Pemilihan Duta Mahasiswa GenRe
Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2014

Selasa, 24 Desember 2013

Sahabat PPKS, artikel ini masih berkaitan dengan benjolan pada payudara yang pernah kami infokan sebelumnya. Pada artikel ini dijelaskan cara untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi benjolan pada payudara dengan rutin melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Artikel ini kami kutip dari kompas.health.com.

Rutin SADARI Tingkatkan Kemampuan Deteksi Benjolan Payudara

KOMPAS.com - Kanker merupakan penyakit yang mematikan jika tidak disadari dari awal. Semua pakar kesehatan sepakat, semakin dini kanker ditemui maka semakin besar kemungkinannya untuk disembuhkan. Dalam hal ini, deteksi dini pun menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

Khususnya bagi kaum hawa, rutin memeriksa payudara sendiri (SADARI) merupakan cara yang paling praktis untuk mendeteksi kanker sejak dini. Namun agar dapat mendeteksinya dengan tepat, melakukan SADARI pun harus dilandasi keterampilan. Dan bagi orang yang baru sekali atau dua kali melakukannya mungkin akan mengalami sedikit kesulitan.

Namun menurut Kepala Subdit Penyakit Kanker Kementerian Kesehatan RI Niken Wastu Palupi, semakin sering melakukannya, wanita akan lebih terampil dalam melakukan SADARI. Bahkan sensitivitas pemeriksaan pun akan meningkat.

"Maka sangat disarankan bagi wanita untuk melakukan SADARI rutin paling tidak satu bulan sekali setelah selesai menstruasi," cetus Niken dalam konferensi pers Breast Cancer Expert Forum bertajuk "Transforming Advanced Breat Cancer at Molecular Level", Sabtu (21/12/2013) di Jakarta.

Niken menjelaskan, akurasi SADARI untuk mendeteksi kanker payudara memang tidak setinggi jika menggunakan ultrasonografi (USG) atau mammogram, namun paling tidak SADARI bisa dilakukan sendiri sehingga bisa lebih rutin setiap bulan. SADARI yang dilakukan tidak teratur, kata dia, bisa mendeteksi benjolan pada payudara yang berukuran (diameter) 3,75 sentimeter atau lebih.

Jika dilakukan dengan teratur, imbuhnya, SADARI bisa mendeteksi benjolan yang berukuran lebih kecil yaitu 2,75 sentimeter. Sementara itu, jika sudah terampilan melakukannya benjolan yang berukuran 1,2 sentimeter sudah dapat teraba.

Sebagai perbandingan, mammografi yang dilakukan pertama kali dapat mendeteksi benjolan sebesar 0,6 sentimeter. Sedangkan bila dilakukan secara teratur, teknik tersebut dapat mendeteksi benjolan yang ukurannya 0,2 sentimeter.

Kanker payudara merupakan pertumbuhan yang tidak normal dari sel-sel payudara yang berubah menjadi ganas. Saat ini, kanker payudara adalah kanker yang paling banyak dialami oleh wanita di seluruh dunia. Di Indonesia, kasus kanker payudara mencapai 35 persen dari total kasus kanker.

Dengan demikian, kami harapkan sahabat dapat melakukan SADARI secara rutin agar dapat mengenali benjolan pada payudara sebagai upaya pencegahan kanker payudara. Bila memang terjadi benjolan pada payudara maka segeralah konsultasi ke dokter. (pd)


Sahabat PPKS, sudah tahu cara membedakan antara benjolan tumor dan kanker pada payudara belum? Bagi kalian yang belum tahu, nih kami bagikan info dari kompas.health.com tentang hal itu. Simak baik-baik ya artikelnya.
Cara Bedakan Benjolan Tumor dan Kanker pada Payudara

KOMPAS.com - Kanker payudara merupakan ancaman serius bagi kaum hawa. Bagaimana tidak, prevalensinya menempati urutan wahid jenis kanker paling banyak pada wanita, baik di dunia maupun di Indonesia. Untuk itu, wanita perlu lebih waspada dengan rutin melakukan pemeriksaan pada payudaranya.

Namun tidak semua benjolan di payudara adalah kanker. Faktanya, hanya 15 persen dari benjolan yang bisa berkembang menjadi kanker. Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Onkologi Indonesia (PP POI) Dradjat Ryanto Suardi mengatakan, selain kanker benjolan bisa berupa tumor jinak, namun keduanya tetap perlu diwaspadai.

"Tumor jinak lebih tidak berbahaya daripada kanker karena tidak menyebabkan kegagalan organ yang dihinggapinya," jelasnya dalam konferensi pers Breast Cancer Expert Forum dengan tema "Transforming Advanced Breast Cancer at the Molecular Level", Sabtu (21/12/2013) di Jakarta.

Dradjat pun menjelaskan perbedaan keduanya, pertama kanker lebih cepat bertumbuh dibandingkan dengan tumor. Dalam 8-200 hari, sel-sel kanker bisa membelah dengan sangat cepat. Sementara tumor jinak pertumbuhannya lebih lambat.

Kedua, ketika diraba, benjolan kanker terasa padat dan keras. "Sel-sel kanker bila teraba rasanya akan seperti meraba tulang," ujar dokter spesialis bedah onkologi dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, ini.

Sementara itu, benjolan tumor akan teraba lebih lunak. Dradjat menjelaskan, benjolan tumor pun bisa mengalami pergeseran jika ditekan, tidak seperti kanker yang kaku. Ini karena sel-sel kanker umumnya melakukan infiltrasi (penyusupan) terhadap jaringan-jaringan di sekitarnya, maka sulit untuk digerakan.

"Benjolan akibat kanker yang sudah berkembang lebih lanjut juga menyebabkan perubahan pada permukaan payudara, misalnya puting yang tertarik ke dalam, itu karena infiltrasi tadi," paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Subdit Penyakit Kanker Kementerian Kesehatan RI Niken Wastu Palupi, pemeriksaan payudara yang dilakukan secara rutin akan meningkatkan sensitivitas pemeriksanya untuk mendeteksi adanya benjolan. Artinya, kemampuan membedakan antara benjolan kanker dan tumor juga meningkat.

"Jika rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri, benjolan berukuran 1,2 sentimeter saja sudah dapat teraba," ujar dia.

Kanker payudara merupakan pertumbuhan yang tidak normal dari sel-sel payudara yang berubah menjadi ganas. Saat ini, kanker payudara adalah kanker yang paling banyak dialami oleh wanita di seluruh dunia. Di Indonesia, kasus kanker payudara mencapai 35 persen dari total kasus kanker.

Bagaimana sahabat, sekarang sudah tahu kan, jangan langsung panik ya bila ada benjolan pada payudara. Kenali jenis benjolannya lalu lakukan pemeriksaan selanjutnya pada dokter. Semoga bermanfaat. (pd)