Tampilkan postingan dengan label BKB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BKB. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 September 2013

Macam - Macam Gangguan Belajar

Gangguan membaca (dyslexia)
Gangguan ini mempengaruhi proses membaca, termasuk kesulitan accurate/fluent word recognitif, word decoding, reading rate, ekspresi dalam membaca, dan reading comprehension. Indikator yang paling umum adalah bila seseorang mengalami kesulitan dalam phonem, kemampuan untuk menyatukan bunyi dalam kata – kata atau memecah kata – kata dalam bentuk komponen bunyi, dan kesulitan dalam mencocokkan huruf atau hubungan antara huruf dan bunyi.

Gangguan Menulis (dysgraphia)
Seseorang yang mengalami kesukaran dalam bentuk ini kurang mampu untuk menulis, mengeja, dan mengkateorikan ide – ide serta komposisi. Dysgraphia secara khusus mengarah pada kesukaran dalam tulisan tangan.

Gangguan kesulitan belajar (learning disabilities/LD) merupakan salah satu permasalahan yang banyak ditemui dalam dunia pendidikan. Kesukaran belajar adalah sekelompok gangguan (disorder) yang mempengaruhi beberapa kemampuan akademis dan fungsional termasuk kemampuan untuk berbicara, mendengarkan, membaca,menulis, mengeja, reason, dan mengorganisasikan informasi. Kesukaran belajar bukanlah indikator dari rendahnya intelegensi seseorang.

Inti dari proses belajar adalah pengolahan informasi pada proses tersebut yang terdiri dari beberapa tahapan. Maka, kesukaran belajar dapat dikelompokkan berdasarkan tahapan – tahapan dalam pengolahan informasi.

1. Input
Kesukaran belajar pada kategori ini berkaitan dengan masalah peneriamaan informasi melalui alat indra, misalnya persepsi visual dan auditory. Kesukaran dalam persepsi visual dapat menyebabkan masalah dalam mengenali bentuk, posisi, atau ukuran objek yang dilihat. Kesukaran dalam persepsi auditory menyebabkan kesulitan untuk focus kepada salah satu stimulus suara, misal suara guru.

Senin, 17 September 2012

III. PASCA PERSALINAN

Peran orangtua dan keluarga dalam memberikan perawatan selama masa nifas (pasca persalinan)

1. Peran Ibu
  • Mengetahui asuhan bayi baru lahir, antara lain : pemeriksaan kesehatan, injeksi vitamin K1, pemberian salep mata, perawatan tali pusar, menjaga bayi tetap hangat
  • Meminum 1 kapsul vitamin A warna merah segera setelah melahirkan, meminum 1 kapsul vitamin A lagi minimal 24 jam kemudian
  • Meminum 1 tablet tambah darah setiap hari selama 40 hari setelah melahirkan
  • Menjaga kebersihan dan kesehatan diri
  • Membiasakan berperilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan dengansabun (akan memegang bayi, sesudah buang air besar dan kecil, sesudah membersihkan kotoran bayi)
  • Inisiasi menyusu dini

Selasa, 06 Maret 2012


II.  MASA PERSALINAN
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh ibu hamil, suami dan keluarga selama persalinan , yaitu :

1.  Peran Ibu
  • Mengetahui tanda-tanda persalinan
  • Bila tanda-tanda persalinan telah datang segera memberitahukan kepada suami dan anggota keluarga
  • Pergi ke fasilits kesehatan untuk bersalin
  • Mengikuti seluruh anjuran dokter dan petugas kesehatan
  • Berdoa agar persalinan dapat berjalan lancar
  • Melakukan inisiasi menyusu dini

Kamis, 09 Februari 2012


Program Keluarga Berencana (KB) memiliki peranan penting untuk menjaga kelangsungan hidup ibu dan menjamin kesehatan bayi. Melalui program KB diharapkan setiap keluarga mampu merencanakan keluarga dengan baik, mengatur jumlah anak yang diinginkan, mengatur jarak kelahiran dan memberi kesempatan ibu untuk terlibat dalam upaya peningkatan pemberdayaan perempuan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kesejahteraan keluarga.

Kelangsungan hidup ibu dan bayi dipengaruhi oleh kesehatan dan gizi ibu. Keadaan ini dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap dan perilaku tentang persiapan kehamilan, masa kehamilan, persalinan, pasca persalinan, keluarga berencana dan pola asuh. Oleh karena itu perlu dilakukan perawatan kesehatan ibu dan anak yang dimulai sejak terjadinya pembuahan sampai anak lahir.